*72 Napiter di Indonesia Serentak Ikrar Setia NKRI, Lapsus Gunung Sindur Terbanyak*


 *72 Napiter di Indonesia Serentak Ikrar Setia NKRI, Lapsus Gunung Sindur Terbanyak*






BOGOR

Bogor Faktua Com- Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Barat kembali menorehkan prestasi di bidang pembinaan yakni mampu membuat puluhan narapidana terorisme (napiter) ikrar setia NKRI pada tahun 2024.


Hal tersebut terungkap pada kegiatan ikrar setia NKRI yang dilakukan serentak oleh 72 napiter dari 9 Lapas di seluruh Indonesia dan terpusat di Lembaga Pemasyarakatan Khusus (Lapsus) Kelas IIA Gunung Sindur, Rabu (24/4).


Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Masjuno mengatakan, dari 72 napiter di seluruh Indonesia yang telah ikrar setia NKRI tersebut pihaknya mampu mengikrarkan sebanyak 68 orang dari empat Lapas.


Masjuno merinci, Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur merupakan Lapas penyumbang terbesar yakni sebanyak 48 napiter ikrar setia NKRI pada kegiatan tersebut.


Selanjutnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur 10 orang, Lapas Khusus Kelas IIB Sentul 5 orang, Lapas Kelas IIA Karawang 3 orang dan Lapas Kelas IIA Kuningan 1 orang.


"Totalnya ada 67 napiter yang telah ikrar setia NKRI pada hari ini. Dan kami bersyukur telah diapresiasi oleh Dirjenpas," kata Masjuno kepada wartawan usai menyaksikan ikrar setia NKRI serentak tersebut.


Terakhir, Kakanwil murah senyum tersebut berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi dan menjadi contoh bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang tersangkut kasus terorisme.


Sementara, Kalapas Khusus Gunung Sindur Riko Stiven menambahkan, kegiatan hari ini merupakan salah satu bukti kerja dan keberhasilan bersama dalam melakukan pembinaan kepada napiter. 


Pria asal Yogyakarta tersebut pun berpesan kepada napiter yang telah maupun belum ikrar setia NKRI agar terus mengikuti seluruh program yang diadakan Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur.


“Mari bersama-sama kita wujudkan Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur menjadi Lapas yang semakin profesional,” tandas Riko seraya menambahkan bahwa kegiatan ikrar setia NKRI serentak tersebut berlangsung aman kondusif .


Terakhir Riko menegaskan bahwa pembinaan terhadap puluhan napiter tersebut merupakan bagian dari mempersiapkan mereka untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat.


“Pada saatnya mereka akan kembali dan diterima dengan baik oleh masyarakat dan kami mengajak mereka (napiter) untuk bersama-sama membangun negeri Indonesia tercinta ini,” pungkas Riko.


Sebelumnya, sebanyak 72 narapidana teroris (napiter) dari 9 Lapas di seluruh Indonesia serentak ikrar setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara hybrid dan terpusat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Rabu (24/4).


Ikrar NKRI disaksikan langsung oleh Wakil BPIP, Irjen Kemenkumham sekaligus Plt Dirjenpas, Setditjenpas, Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, perwakilan BNPT, Densus 88 Anti-teror Polri, Kodim dan Polres Bogor, Camat, Koramil, Polsek dan tokoh agama, tokoh masyarakat Gunung Sindur.(pungkas nya) 

(myus)